Resensi Pertama yang aku buat dan aku
posting di blog masih pemula banget hehehe. Sebenernya udah nonton filmnya tapi
karena masih belum merasa puas karena di film pasti tahu lah banyak scene yang
di potong yah akhirnya beli lah novelnya. I
like reading offcourse.
Buku yang fantastis,
mengagumkan, bagus banget, karya yang menakjubkan dan entah apalagi kata yang
bisa mengambarkan salah satu karya penulis Jojo Moyes ini yang sampai di angkat
ke layar lebar. Romantis dan berurai air mata dibuatnya, sungguh aku sudah
menangis ketika melihat filmnya dan saat membaca yang notabene aku sudah
mengetahui endingnya tetap saja air mata itu bercucuran dengan derasnya di
tengah malam yang sepi dan di temani oleh suara jangkrik yang masih betah
terjaga. Tentu saja kita akan menangis walaupun tidak mengalaminya ketika orang
yang kita cintai dan berusaha kita selamatkan dengan berpegangan akan
kepercayaan cinta dapat meuluhkan hati seorang laki-laki yang tidak ingin
meneruskan hidupnya, tapi ternyata tidak berhasil hmm bisa kau tanggung rasa
sesak menyakitkan itu. Karena kehilangan seseorang yang sangat kita cintai dan
berarti dalam hidup kita tidak akan menimbulkan rasa gembira kecuali kau sudah
tidak lagi ada rasa dan itu bukan di sebut kehilangan tapi perpisahan yang seharusnya
memang terjadi. Jika kau memang sudah muak dengan pasangan yah mungkin saja kau
akan merasa lega.
Buku
yang memberikan informasi baru bagi saya, tentang Dignitas, kasus bunuh diri
atas kemauan sendiri yang dibantu oleh medis oleh sekumpulan orang di Swiss.
Ini informasi baru yang aku dapatkan, sebelumnya saya tidak tahu. Sedihnya
kenapa harus di Swiss negara yang sangat indah mungkin itu alasannya jadi
memberikan kenangan terbaik bagi mata sebelum menutup untuk selamanya (ngarang
banget alasannya hehe). Tentu saja sangat cerdas menganggkat kasus Dignitas
yang sedang pro kontra ke dalam suatu cerita yang romantis merangkainya menjadi
kisah yang romantis. Kembali pada kasus Dignitas mungkin benar pendapat bahwa
itu adalah suatu hal yang kejam dan mengerikan, bagaimana bisa seseorang
meminta hal seperti itu di saat banyak di luar sana yang berjuang untuk hidup.
Yah kalian hanya perlu membaca buku ini dan mencoba berfikir dari sudut pandang
Will Traynor maka kau akan sama dengan ku akan sedikit mengerti.
Konflik
dan kehidupan keluarga juga di ceritkan tidak begitu lebay menurtut saya dan
sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari yang terjadi di sekitar kita. Menjadi
bumbu=bumbu yang membuat kisah Me Before You ini menjadi sempurna. Intinya saya
tidak keberatan jika harus mengulang lagi dan lagi buku setebal 655 halaman
ini. Dan saya sungguh akan merekomendasikan buku ini kepada siapapun yang saya
kenal atau bahkan yang tiak saya kenal hehe. Me Before You sudah masuk ke dalam
list salah satu buku faforit saya.
Identitas Buku
Judul Buku : Me Before
You (Sebelum Mengenalmu)
Penulis Buku : Jojo Moyes
Penerjemah : Tanti
Lesmana
Penerbit Buku : PT
Gramedia Pustaka Utama
Kota Terbit : Jakarta
Cetakan : -
Tebal Buku : 656
halaman, 20 cm
ISBN : 978- 979-22-9577-1
Sinopsis Novel Me Before
You (Sebelum Mengenalmu)
Lou Clark tahu banyak hal. Dia tahu berapa langkah jarak antara
halte bus dan rumahnya. Dia tahu dia suka sekali bekerja di kedai kopi The
Buttered bun, dan dia tahu mungkin dia tidak begitu mencintai pacarnya,
Patrick.
Tetapi Lou tidak tahu bahwa dia akan kehilangan pekerjaannya, dan
peristiwa apa saja yang akan menyusul kemudian.
Setelah mengalami kecelakaan, Will Traynor tahu dia sudah tidak
berminat lagi untuk melanjutkan hidupnya. Dunianya kini menyusut dan tak ada
lagi suka cit. Dan dia tahu betul, bagaimana mesti mengentikannya.
Namun Will tidak tahu bahwa sebentar lagi Lou akan masuk ke
dunianya dengan membawa warna-warni ceria. Mereka berdua sama-sama tidak
menyadari, betapa mereka akan membawa perubahan besar ke dalam kehidupan satu
sama lain.
Beberapa unsur intrinsik yang terdapat pada buku Me Before You (sebelum Mengenalmu) adalah :
Tema
Novel Me Before You mempunyai tema utama Romance. Namun uniknya tema Romance
ini dikombinasikan dengan kasus yang sedang menjadi pro dan kontra yaitu
Dignitas kasus bunuh diri yang dilakukan dengan bantuan medis oleh sekelompok
perkumpulan di Swiss. Dimbumbui dengan permasalahan keluarga dan kehidupan
sehari-hari yang sering terjadi di sekitar kita.
Penokohan
Berikut adalah penjelasan penokohan dalam Novel Me Before You :
1. Lou Clark
Lou Clark di dalam novel ini berperan sebagai “aku” dan sebagai
tokoh utama. Lou Clark adalah seorang gadis yang ceria, lucu, cerewet, dan
pandai membuat secangkir teh memiliki pemikiran yang sederhana dalam menjalani
hidup, dengan style pakaian yang
tidak biasa, kau akan mendapatkan kejutan yang tidak akan disangka-sangka
dengan apa yang dilakukan dan di pikirkan oleh Lou, memiliki IQ yang kata orang
di sekitarnya tidak cukup pintar.
2. Wil Traynor
Will Traynor adalah seorang yang tampan, yang memiliki harga diri
sangat tinggi, perfeksionis, , pintar, keras kepala dan memiliki pendirian yang
teguh, mengintimidasi, memiliki wawasan yang luas karena si Will suka sekali membaca,
suka sekali tantangan, sedikit mempunyai sifat menyebalkan sih tapi tak apalah
cowok cakep mah sah-sah aja hehehe.
3. Katrina Clark
Berperan sebagai adik dari Lou, Treena panggilannya. Seseorang
yang pintar tahu segala dan selalu lebih tahu segalanya dari pada Lou hal dan
gila belajar. Memiliki anak laki-laki bernama Thomas yang hamil duluan dan
membuatnya harus berhenti kuliah.
4. Patrick
Pacar Lou yang sangat gila dengan maraton dan olahraga. Bekerja
sebagai pelatih pribadi yang mungkin membuatnya hanya membicarakan hal seputar
olahraga. Kalau boleh menilai menurut saya Patrick ini adalah orang yang sangat
membosankan dan sok banget hahaha. Entahlah bukan seseorang pacar yang penuh
perhatian dia terlalu mencintai dirinya sendiri dan olahraga tentunya
5. Bernard & Jossie
Orang tua Lou, Jossie ibu rumah tangga yang hebat dan tidak akan
pernah berhenti melakukan pekerjaan rumah. Sosok ibu yang mengingatkan ku pada
ibuku yang gila kebersihan rumah dan pintar memasak, sosok ibu rumah tangga
yang sempurna.
Bernard menurut saya adalah sesorang sosok ayah yang kocak, lucu,
santai tapi tetap mempunyai rasa tanggung jawab yang besar untuk keluarganya.
Dan sosok ayah yang sangat penuh kasih.
6. Steven & Camilla Traynor
Berperan sebagai orang
tua Will yang sangat kaya. Steven setelah Will mengalami kecelakaan bekerja
sebagai manajer kastil miliknya. Sosok ayah yang tidak tahu bagaimana
caranya mengungkapkan rasa sayang pada
anaknya, sosok ayah yang tdiak begitu dekat dengan anaknya, terkesan sedikit
kaku. Tapi kaian akan tahu bahwa dia adalah laki-laki yang bertanggung jawab.
Camilla ibu Will yang
sangat Highmaintance mungkin karena
berhubungan dengan pekerjaannya sebagai seoarang hakim. Sosok ibu yang memilih
menjadi wanita karir dan tentu saja tidak begitu dekat dengan anak-anaknya.
Alur
Alur yan digunakan dalam Novel Me Before You adalah alur maju.
Amanat
Amanat yang terkandung dalam novel ini adalah dari sudut pandang
Lou saya menangkap untuk mempunyai pemikiran yang luas berani mengambil
tindakan dan tidak jangan menutup semua kemungkinan semua hal yang sebenarnya
bisa kita lakukan dengan kata “Tidak Bisa”. Berani mencoba hal baru dan
melakukan apa yang kita inginkan karena hidup hanya sekali dan tidak akan
terulang.
Kelebihan dan Kekurangan Me Before You
Kelebihan : buku yang sangat luar biasa, memberikan informasi baru
tentang dignitas, penderita kelainan tulang belakang, pesan serta motivasi
tersirat tentang bagaimana menjalani hidup. Intinya buku yang akan membuatmu
terpukau dengan kisahnya.
Kekurangan : terdapat istilah atau kata tentang medis yang mungkin
kita harus membaca ulang untu mengetahui artiannya dan perlu konsentrasi tinggi
karena buku terjemahan yang harus membuat kita membaca kembali untuk menangkap
maksud dari kalimatnya.
Kesimpulan
Salah satu
buku terbaik yang pernah saya baca. Kisah yang sangat menganggumkan dan di
rangkai dengan sangat epik. Salah satu karya terbaik. Intinya terbaik dan
terbaik. Dan akan kuberikan nilai 9 dari 9 untuk buku ini. Dan sekali lagi
kalian harus membacanya sungguh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar